Kegunaan Database

Penyusunan satu database digunakan untuk mengatasi masalah-masalah pada penyusunan data yaitu :

Redundansi dan inkonsistensi data

Penyimpanan data yang sama berulang-ulang dibeberapa file dapat mengakibatkan juga inkonsistensi (tidak konsisten). Hal ini terjadi bila suatu ketika pelanggan tersebut pindah alamat dan nomor telepon, maka seharusnya ketiga file yang memuat data tersebut harus diubah/diupdate. Bila salah satu saja dari file yang mengandung data tersebut terlewat diupdate maka terjadilah tidak konsisten tadi.

Kesulitan pengaksesan data

Pada suatu saat dibutuhkan data pelanggan yang berada di kode pos 25000 Padang, padahal belum tersedia program yang telah ditulis untuk mengeluarkan data tersebut. Maka kesulitan tersebut timbul, dan penyelesaian untuk itu adalah kearah DBMS yang mampu mengambil data secara langsung dengan bahasa yang familiar dan mudah digunakan (user friendly)

Isolasi data untuk standarisasi

Jika data tersebar dalam beberapa file dalam bentuk format yang tidak sama, maka ini menyulitkan dalam menulis program aplikasi untuk mengambil dan menyimpan data. Maka haruslah data dalam satu database dibuat satu format sehingga mudah dibuat program aplikasinya. Dapat dibayangkan betapa sulitnya membuat program aplikasi bilamana data dibuat dari format text file Pascal, C++, dan juga format dari versi Excel dan lainnya.

Multiple user (banyak pemakai)

Dalam rangka mempercepat semua daya guna sistem dan mendapat responsi waktu yang cepat, beberapa sistem mengijinkan banyak pemakai untuk mengupdate data secara simultan. Salah satu alasan mengapa database dibangun karena nantinya data tersebut digunakan oleh banyak orang dalam waktu yang berbeda, diakses oleh program yang sama tapi berbeda orang dan waktu. Semua ini memungkinkan terjadi karena data yang diolah tidaklah tergantung dan menyatu dalam program tapi ia terlepas dalam satu kelompok data.

Masalah keamanan (security)

Tidak semua pemakai sistem database diperbolehkan untuk mengakses semua data, misalkan data mengenai gaji pegawai hanya boleh dibuka oleh bagian keuangan dan personalia, tidak diperkenankan bagian gudang membaca dan mengubahnya, Keamanan ini dapat diatur lewat program yang dibuat oleh pemrogram atau fasilitas keamanan dari sistem operasi misalnya windows 2003 server.

Masalah integrasi (kesatuan)

Database berisi file-file yang saling berkaitan, masalah utama adalah bagaimana kaitan antara file tersebut terjadi. Meskipun diketahui bahwa file A berkaitan dengan file B, namun secara teknis maka ada field kunci yang mengaitkan kedua file tersebut.

Masalah data independence

(kebebasan data)

Pada suatu aplikasi yang dibuat dengan bahasa pemrograman, bila program telah dibuat untuk menyelesaikan masalah pembacaan data untuk file Pelanggan dengan field no, nama, alamat, maka setelah program jadi dan terdapat perubahan struktur file Pelanggan, maka program tersebut haruslah diubah. Hal ini disebut bahwa program yang telah dibuat tidak bebas terhadap database yang ada.

Berlainan dengan paket bahasa yang diciptakan dari DBMS, apapun yang terjadi pada struktur file, setiap kali ingin melihat data digunakan perintah SELECT, hendak menambah data digunakan perintah INSERT. Ini berarti perintah dalam paket DBMS bebas terhadap database. Apapun perubahan dalam database, semua perintah akan mengalami kestabilan tanpa perlu ada yang diubah.

One thought on “Kegunaan Database

  1. Ijin copy ya mas/mbak/om/tante… lumayan untuk materi tugas kuliah saya.. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s